Danramil 0828/05 Sreseh Lakukan Komsos, Tampung Keluhan Peternak Puyuh Terkait Harga Yang Tidak Stabil Di Pasaran

Caption: Danramil 0828/05 Sreseh Arif Rahman di peternakan burung puyuh di Desa Sreseh Sampang ( dok: Soleh/detikpost.id)

Sampang – detikpost.id – Komando Rayon Militer (Koramil) 0828/05 Sreseh, Infantri Letda Arif Rahman Melakukan Kunjungan sosial dalam rangka memonitor keamanan dan ketertiban. Juga mengunjungi peternak burung puyuh di Desa Sreseh, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Jum’at ( 01/05/2026 ).

Dalam Kunjungan monitoring keamanan ke wilayah hukumnya, danramil Koramil Sreseh juga mengunjungi pelaku UMKM, salah satunya peternak burung puyuh yang ada di desa Sreseh.

Menurut Arif Rahman, panggilan akrab danramil Sreseh ini, perlu kami turun kebawah terutama ke pelaku usaha mikro kecil menengah ini, dalam rangka melihat potensi daerah dalam hal perputaran ekonomi, guna mendukung ketahanan pangan nasional dan sejauh mana pelaku usaha ini mengalami perkembangan dan kendala dalam usaha mikronya.

” Ternyata setelah turba kelapangan banyak sekali keluhan dari pelaku UMKM diwilayah, yang mengeluh serta mengalami kesulitan dalam memasarkan usahanya, salah satunya peternak burung puyuh ini,” tuturnya.

Permasalahan dari pada pelaku UMKM khususnya peternak burung puyuh adalah pemasaran dan ketidak stabilan harga di pasaran, sehingga banyak peternak burung puyuh mengalami kerugian.

“Kesulitan kami adalah dalam hal ketidakstabilan harga pasar yang tidak menentu, sehingga kami selalu merugikan,” tutur Saer salah satu peternak burung puyuh.

Ia bersama peternak lainnya berharap kepada pemerintah daerah dalam hal ini dinas terkait, untuk membantu kami memberikan solusi dan jalan keluar, agar hasil usaha ini bisa berkembang.

“Kami berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait, membantu kami memberikan solusi dan jalan keluar, agar pelaku UMKM seperti kami, tidak merugikan dan bisa berkembang lebih maju,” harapnya.

Lebih lanjut, Arif Rahman, mengatakan, Keluhan – keluhan dari pelaku UMKM ini sebagai bahan masukan kami nantinya ke pimpinan. Agar nantinya menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan pimpinan, bagaimana seharusnya meningkatkan para pelaku UMKM ini dalam banyak hal.

“Banyaknya keluhan dari pelaku UMKM di wilyah, akan kami sampaikan kepimpinan nanti, ini menjadi dasar kami, agar nantinya pimpinan tahu mengapa pelaku UMKM di wilayah tidak berkembang atau tidak maju,” tegasnya.

Di sisi lain, ketidak Tahuan informasi pasar dari para pelaku UMKM ini, menjadi hambatan tersendiri dalam memasarkan hasil usahanya. Hal ini perlu juga menjadi catatan dari pihak terkait, baik dari pihak pemerintah daerah maupun dari swasta dapat membantu mencarikan solusi.

” Keterlibatan dari pemerintah daerah, melalui dinas dinas terkait perlu hadir membantu dalam meningkatkan hasil usaha UMKM di daerah dan juga dari pihak swasta,” tutupnya.

Dalam kunjungan santai namun penuh makna ini , danramil 0828/05 selalu mengedepankan profesionalime dan kebersamaan dalam kunjungan di wilayahnya, sehingga masyarakat merasakan ke hadiran nyata dari aparat penegak hukum baik dari TNI dan polri.

Baca Juga:  Pimpinan DPR: Saya Bangga dengan Kinerja Polri Tangani Arus Mudik Lebaran
Baca Juga:  Pangdam IX/Udayana Lepas 1.588 Prajurit Yonif Teritorial Pembangunan ke Wilayah NTB dan NTT

Penulis: Soleh
Editor : redaksi
Sumber: detikpost.id.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *