BEM UNBP Prihatin Kualitas Huntara di Langkahan, Desak Pemulihan Pascabencana yang Nyata

Aceh Utara ( DetikPost.id ) – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bumi Persada (BEM UNBP) menyampaikan keprihatinan serius terhadap kondisi hunian sementara atau huntara di Kecamatan Langkahan, Aceh Utara. Menurut pengamatan mereka, bangunan tersebut dinilai belum memenuhi standar keamanan dan kelayakan bagi masyarakat terdampak bencana.

Berdasarkan hasil peninjauan langsung ke lapangan, terlihat sejumlah kelemahan mendasar pada konstruksi huntara. Bangunan dianggap tidak memiliki ketahanan yang memadai terhadap cuaca ekstrem sehingga rentan rusak. Alih-alih menjadi solusi darurat, kondisi ini justru berpotensi menimbulkan risiko baru bagi keselamatan penghuninya.

Selain soal kualitas bangunan, BEM UNBP juga menilai proses pemulihan pascabencana belum berjalan secara optimal. Mereka menyoroti adanya kesenjangan antara narasi yang tersampaikan di media dengan realita yang dihadapi warga. Seringkali isu bencana dianggap telah selesai dalam pemberitaan, padahal faktanya masyarakat masih hidup dalam ketidakpastian dan terus dibayangi trauma.

Baca Juga:  Pimpin Apel Akbar, Kapolri: Kokam Pemuda Muhammadiyah Bantu Polri Wujudkan Stabilitas Kamtibmas

Pemulihan pascabencana harus benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Jangan sampai mereka dibiarkan hidup dalam rasa tidak aman di tempat yang seharusnya menjadi perlindungan,” tegas Ketua Umum BEM UNBP, Karmila.

BEM UNBP mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dan Pemerintah Aceh untuk bertindak lebih serius. Mereka meminta diadakan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pembangunan huntara, percepatan penyediaan hunian tetap, serta pengawasan yang lebih ketat di setiap tahap penanganan pascabencana agar hasilnya benar-benar berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *